Minggu, 04 Juli 2010

PEMAKAIAN MAKNA KATA

Pemakaian makna kata

1. Sinonim adalah persamaan arti kata namun berbeda dari segi bentuk tulisan dan lafalnya.
Contoh : asli= Orisinil
Pandang =tatap=lihat
Watak=tabiat
Kata-kata sinonim mempunyai makna yang sama akan tetapi mempunyai makna emotif / nilai rasa yang berbeda
Contohnya : mati-gugur-meninggal-wafat-tewas mampus
Jenazah-bangkai-mayat
Melihat-menetap-menoleh-mengawasi-memata-matai
Tanda tamat-rekening-sertfikat-ijazah
Suku cadang-ornamen-elemen-onderdil-komponen
Baik-bagus-cantik-molek-indah

2. Antonim adalah kata-kata yang berlawanan arti, bentuk tulisan dan lafalnya pun berbeda
Contoh : musibah x anugerah
Baik x buruk

3. Homonim adalah kata yang sama lafal (pengucapannya) dan tulisannya tetapi maknanya berbeda.
Contoh : Hak= kebebasan hidup pada manusia
Hak = hak pada sepatu
Bisa = mampu
Bisa = racun pada ular

4. polisemi adalah kata yang memiliki bentuk penulisan dan lafal/pengucapan yang sama namun memiliki banyak arti.
Contoh : Kepala = pimpinan
Kepala = organ manusia
Kepala = bagian dari benda
Ketua = yang dituakan
Ketua = pemimpin organisasi
Ketua = orang yang punya wibawa
Apel = buah
Apel = upacara
Apel = mengunjungi pacar

5. hipernim adalah kata umum yang memiliki arti umum
Contoh: unggas, bunga, logam mulia, transpotasi

6. Hiponim adalah kata khusus atau kata yang sudah memiliki arti sempit
Contoh: itik, anak ayam, angsa, buah apel, permata, berlian, emas, besi, baja, bunga ros

7. Homograf adalah tulisan katanya sama, pengucapannya berbeda, dan artinyapun berbeda
Contoh : Mental = jiwa
Mental = terpelanting
Tahu = makanan
Tahu = mengerti
Halaman = nomer pada buku
Halaman = pekarangan

8. Homofon adalah kata yang sama ucapannya, tetapi arti dan tulisannya berbeda
Contoh Sangsi = ragu
Sanksi = denda,hukuman
Syarat = sesuatu yang harus dipenuhi
Sarat = takaran, penuh
Bank = lembaga keuangan
Bang = panggilan orang yang lebih tua

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar