Selasa, 16 September 2014

RPP BAHASA INDONESIA SMK



RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Satuan Pendidikan
:
SMK BPN Tasikmalaya
Kelas/Semester
:
X/
Mata Pelajaran
:
Bahasa Indonesia
Tema   
:
Gemar Meneroka Alam Semesta
Pertemuan ke-
:

Alokasi Waktu
:
4 x 45 menit
                       
A. Kompetensi Dasar
1.
Mensyukuri anugerah Tuhan akan keberadaan bahasa Indonesia dan menggunakannnya sesuai dengan kaidah dan konteks untuk mempersatukan bangsa.
2.
Menunjukkan perilaku jujur, tanggung jawab dan disiplin dalam menggunakan bahasa Indonesia untuk menunjukkan tahapan dan langkah yang telah ditentukan.
3.
Menganalisis teks anekdot, laporan hasil observasi, prosedur kompleks, eksposisi dan negosiasi, baik melalui lisan maupun tulisan.

B.  Indikator Pencapaian Kompetensi
1.
Menyampaikan keberadaan bahasa Indonesia, baik secara lisan maupun tulisan sesuai kaidah dan konteks.
2.
Memiliki sikap tanggung jawab, peduli, responsif dan santun dalam menggunakan bahasa untuk mengamati teks laporan hasil observasi.
3.
Menyebutkan arti pemarkah/konjungsi dalam teks laporan hasil observasi.
4.
Menyebutkan contoh pemarkah/konjungsi spasial, penambahan, perbandingan, waktu ( urutan, simultan ) dengan pemarkah sebab akibat sederhana dalam teks laporan hasil observasi.
5.
Menyebutkan fungsi  pemarkah spasial, penambahan, perbandingan, waktu ( urutan, simultan ) dengan pemarkah sebab akibat sederhana dalam teks laporan hasil observasi.
6.
Memenerapkan  pemarkah parsial,  penambahan, perbandingan, waktu dan  sebab akibat dengan benar, masing-masing satu buah contoh dalam teks prosedur kompleks.
C.  Tujuan Pembelajaran
1.
Selama dan setelah proses pembelajaran, siswa menyampaikan keberadaan bahasa Indonesia, baik secara lisan maupun tulisan sesuai kaidah dan konteks.
2.
Selama dan setelah proses pembelajaran, siswa memiliki sikap tanggung jawab, peduli, responsif dan santun dalam menggunakan bahasa untuk mengamati teks laporan hasil observasi.
3.
Selama dan setelah proses pembelajaran, siswa dapat menyebutkan arti pemarkah/konjungsi dalam teks laporan hasil observasi.
4.
Selama dan setelah proses pembelajaran, siswa dapat menyebutkan contoh pemarkah spasial, penambahan, perbandingan, waktu ( urutan, simultan ) dengan pemarkah sebab akibat sederhana dalam teks laporan hasil observasi.
5.
Selama dan setelah proses pembelajaran, siswa dapat menyebutkan fungsi  pemarkah spasial, penambahan, perbandingan, waktu ( urutan, simultan ) dengan pemarkah sebab akibat sederhana dalam teks laporan hasil observasi.
6.
Dapat memenerapkan  pemarkah parsial,  penambahan, perbandingan, waktu dan  sebab akibat dengan benar dalam teks prosedur kompleks.
D.  Materi Pembelajaran
Gemar Meneroka Alam Semesta :

Teks ” Makhluk Di Bumi Ini.
1.
Arti Pemarkah  /Konjungsi : kata yang menghubungkan antarklausa, antarkalimat, dan antarparagraf.
2.
Contoh :
a)      tempat : di, pada;
b)      penambahan :dan;
c)      perbandingan: seperti, bagai, seakan-akan, ibarat, umpama, daripada;
d)      waktu :apabila, ketika, bilamana, sebelum, sejak, sesudah;
e)      sebab: sebab, karena, sebab itu, oleh karena itu;
f)       akibat: sehingga, sampai, maka.
3.
Fungsi:
a)      pemarkah/konjungsi di menunjukkan Pemarkah spasial (tempat );
b)      pemarkah/konjungsi dan menunjukkan penambahan;
c)      pemarkah/konjungsi seperti, bagai, seakan-akan, ibarat, umpama, pemarkah/konjungsi daripada menyatakan hubungan perbandingan;
d)      pemarkah/konjungsi apabila, ketika, bilamana, sebelum, sejak, sesudah menyatakan hubungan waktu;
e)      pemarkah/konjungsi sebab, karena, sebab itu, oleh karena itu menyatakan hubungan sebab;
f)       pemarkah/konjungsi sehingga, sampai, maka menyatakan hubungan akibat.
4.
Contoh dalam kalimat:
a)      Ibu memasak sayuran di dapur;
b)      Harga daging dan bawang merah melonjak naik;
c)      Wajanya mirip seperti artis terkenal itu;
d)      Gempa terjadi ketika hari larut malam;
e)      Anak itu menangis karena ditinggalkan ibunya berangkat bekerja;
f)       Anak itu giat belajar setiap hari, sehingga ia mendapatkan prestasi yang memuaskan.

E.  Metode Pembelajaran
Metode                                        : pembelajaran penemuan  (discovery learning)
Pendekatan                                  : saintifik

F.   Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan Pertama

No
Langkah pembelajaran
Alokasi waktu
1.
Kegiatan
Pendahuluan
1)   Siswa merespon  salam dan pertanyaan yang berhubungan dengan pembelajaran sebelumnya.
2)   Siswa menerima informasi tentang keterkaitan pembelajaran sebelumnya dengan pembelajaran yang akan dilaksanakan.
3)   Siswa menerima informasi kompetensi, materi, tujuan, manfaat dan langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan.
10 menit
2. 
Kegiatan Inti
1)    Siswa membuat kelompok dengan bimbingan guru.
2)    Siswa mendapatkan teks yang berkaitan dengan tema“Makhluk Di Bumi Ini”.
3)    Siswa mengamati teks dengan tema “Makhluk Di Bumi Ini”.
4)    Siswa wakil dari masing-masing kelompok menalar secara bergiliran dari hasil diskusinya.
5)    Siswa  mencoba menerapkan  kembali dalam kalimat.
6)    Siswa menjawab pertanyaan tentang arti, contoh, fungsi dan penerapan dalam kalimat.
7)    Siswa mendengarkan umpan balik dan penguatan dari guru.
70 menit
3.        
Kegiatan Penutup
1)   Siswa bersama guru menyimpulkan pembelajaran.
2)   Siswa melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah
     dilakukan.
3)   Siswa menjawab pertanyaan yang diberikan oleh guru.
4)   Siswa menyimak informasi mengenai rencana tindak lanjut pembelajaran.
10 menit

G.  Penilaian
a.                      Penilaian proses
No
Aspek yang dinilai
Teknik Penilaian
Waktu Penilaian
Instrumen Penilaian
Keterangan
1.
2.
3.
4.
5.
Religius
Tanggung jawab Peduli
Responsif
Santun
Pengamatan
Dalam Proses

Lembar Pengamatan
Hasil penilaian nomor 1 dan 2 untuk masukan pembinaan dan informasi bagi Guru Agama dan Guru PKn
b.                      Penilaian Hasil
No
Indikator Pencapaian Kompetensi
Teknik Penilaian
Bentuk Penilaian
Instrumen
1.
Menyebutkan arti pemarkah/konjungsi dalam teks laporan hasil observasi.
Tes lisan



Lisan



1. Sebutkan arti pemarkah/kon-jungsi!

2.
Menyebutkan contoh pemarkah/konjungsi spasial, penambahan, perbandingan, waktu ( urutan, simultan ) dengan pemarkah sebab akibat sederhana dalam teks laporan hasil observasi.
Tes lisan
Lisan
4.    Sebutkan contoh pemarkah spasial, penambahan, perbandingan, waktu dan sebab akibat!
3.
Selama dan setelah proses pembelajaran, siswa dapat menyebutkan fungsi  pemarkah spasial, penambahan, perbandingan, waktu ( urutan, simultan ) dengan pemarkah sebab akibat sederhana dalam teks laporan hasil observasi.
Tes lisan
Lisan
5.    Sebutkan fungsi pemarkah spasial, penambahan, perbandingan, waktu dan sebab akibat!
4.
Memenerapkan  pemarkah parsial,  penambahan, perbandingan, waktu dan  sebab akibat dengan benar, masing-masing satu buah contoh dalam teks prosedur kompleks.
Tes tulis
Keterampilan tertulis
4. Buatlah contoh penerapan  pemarkah parsial,  penambahan, perbandingan, waktu dan  sebab akibat dengan benar masing-masing satu buah contoh dalam teks prosedur kompleks!
c.      Kunci Jawaban
1.
Arti Pemarkah  /Konjungsi : kata yang menghubungkan antarklausa, antarkalimat, dan antarparagraf.
2.
Contoh :
a)      tempat : di, pada;
b)      penambahan :dan;
c)      perbandingan: seperti, bagai, seakan-akan, ibarat, umpama, daripada;
d)      waktu :apabila, ketika, bilamana, sebelum, sejak, sesudah;
e)      sebab: sebab, karena, sebab itu, oleh karena itu;
f)       akibat: sehingga, sampai, maka.
3.
Fungsi:
a)      pemarkah/konjungsi di menunjukkan pemarkah spasial (tempat );
b)      pemarkah/konjungsi dan menunjukkan penambahan;
c)      pemarkah/konjungsi seperti, bagai, seakan-akan, ibarat, umpama, pemarkah/konjungsi daripada menyatakan hubungan perbandingan;
d)      pemarkah/konjungsi apabila, ketika, bilamana, sebelum, sejak, sesudah menyatakan hubungan waktu;
e)      pemarkah/konjungsi sebab, karena, sebab itu, oleh karena itu menyatakan hubungan sebab;
f)       pemarkah/konjungsi sehingga, sampai, maka menyatakan hubungan akibat.
4.
Contoh dalam kalimat:
a)      Ibu memasak sayuran di dapur;
b)      Harga daging dan bawang merah melonjak naik;
c)      Wajanya mirip seperti artis terkenal itu;
d)      Gempa terjadi ketika hari larut malam;
e)      Anak itu menangis karena ditinggalkan ibunya berangkat bekerja;
f)       Anak itu giat belajar setiap hari, sehingga ia mendapatkan prestasi yang memuaskan.

Pedoman Penskoran
1.                                                          Soal nomor 1
Aspek
Skor
Siswa menjawab benar
8
SKOR MAKSIMAL
8

2.                                                          Soal nomor 2
Aspek
Skor
Siswa menjawab benar semua
6
Siswa menjawab benar  5
5
Siswa menjawab benar  4
4
Siswa menjawab benar  3
3
Siswa menjawab benar  2
2
Siswa menjawab benar  1
1
SKOR MAKSIMAL
6
3.      Soal nomor 3
Aspek
Skor
Siswa menjawab benar semua
6
Siswa menjawab benar  5
5
Siswa menjawab benar  4
4
Siswa menjawab benar  3
3
Siswa menjawab benar  2
2
Siswa menjawab benar  1
1
SKOR MAKSIMAL
6

4.             Soal nomor 4
No.
Kunci/Kriteria jawaban/Aspek yang dinilai
Tingkat
Skor
1.
Isi
·      Amat memahami; amat luas dan lengkap; amat terjabar; amat sesuai dengan kutipan.
·      Memahami;  luas dan lengkap; terjabar; sesuai dengan kutipan, meskipun kurang terinci.
·      Memahami secara terbatas; kurang lengkap; kurang terjabar; kurang terinci.
·      Tidak memahami isi; tidak mengena.

Amat baik

Baik
Sedang
Kurang

27 – 30

22 – 26
17 – 21
13 – 16
2.
Organisasi
·      Amat teratur dan rapi; amat jelas; kaya akan gagasan; urutan amat logis; kohesi amat tinggi.
·      Teratur dan rapi;  jelas; banyak  gagasan; urutan  logis; kohesi  tinggi.
·      Kurang teratur dan rapi;  kurang jelas; kurang  gagasan; urutan kurang logis; kohesi kurang tinggi.
·      Tidak teratur;  tidak  jelas; miskin  gagasan; urutan tidak logis; tidak ada kohesi.

Amat baik

Baik
Sedang

Kurang

18 –20

14 – 17
10 – 13

7 - 9
3.
Kosakata dan Diksi
·      Amat luas; penggunaan amat efektif; amat menguasai pembentukan kata; pemilihan kata amat tepat.
·      Luas; penggunaan efektif; menguasai pembentukan kata; pemilihan kata yang tepat.
·      Terbatas; kurang efektif; kurang menguasai pembentukan kata; pemilihan kata kurang tepat.
·      Seperti terjemahan; tidak memahami pembentukan kata; tidak menguasai kata-kata.

Amat baik



Baik

Sedang

Kurang

18 –20



14 – 17

10 – 13

7 - 9
4.
Bahasa (Tata Bahasa dan Struktur)
·       Amat menguasai tata bahasa; amat sedikit kesalahan penggunaan dan penyusunan kalimat dan kata-kata.
·       Penggunaan dan penyusunan kalimat sederhana; sedikit kesalahan tata bahasa tanpa mengaburkan makna.
·       Kesulitan dalam penggunaan dan penyusunan kalimat sederhana; kesalahan tata bahasa yang mengaburkan makna.
·       Tidak menguasai penggunaan dan penyusunan kalimat ; tidak komunikatif.

Amat baik

Baik


Sedang

Kurang

22 – 25

18 – 21


11 – 17

5 – 10
5.
Penulisan (Ejaan dan Tanda Baca)
·       Amat  menguasai kaidah penulisan kata dan ejaan.
·       Menguasai kaidah penulisan kata dan ejaan, dengan sedikit kesalahan.
·       Kurang menguasai kaidah penulisan kata dan ejaan, dengan banyak kesalahan.
·       Tidak menguasai kaidah penulisan kata dan ejaan, tulisan sulit dibaca.

Amat baik

Baik

Sedang

Kurang

5

4

3

2
6.
Kerapian
·       Terbaca, bersih dan rapi.
·       Terbaca,  bersih, tapi tidak  rapi.
·       Terbaca, tidak bersih dan tidak rapi.
·       Tidak terbaca, tidak bersih, dan tidak rapi.

Amat baik
Baik
Sedang
kurang

5
4
3
2


H.     Sumber Belajar
Bahasa Indonesia Ekspresi Diri dan Akademik, Kelas X, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia 2013.

Tasikmalaya,           September 2013
Guru Mata Pelajaran,



Rizza Aria Ferdian,S.Pd.







Tidak ada komentar:

Posting Komentar